Santri Putri Ibka Belajar Bahasa Isyarat

PEDULI DIFABEL: Para mahasantri putri Pondok Pesantren Alquran (PPA) Ibnu Katsir (Ibka) Jember saat belajar bahasa isyarat.

 

PARA mahasantri PPA Ibka Putri Jember, Minggu (7/1), memenuhi Aula Aliah PPA Ibka Putri Jember. Mereka belajar bahasa isyarat yang diselenggarakan Gerkatin Jember, sebuah organisasi yang menaungi para penyandang tunarungu.

Mereka dibimbing oleh Ibu Nur, ketua Gerkatin Jember. Dalam pelatihan tersebut, para santri dilatih untuk menggunakan bahasa isyarat yang menjadi standar komunikasi dengan penyandang tunarungu. Mereka juga langsung praktek di lokasi acara.

Menurut Ustadz Agus Rohmawan, ketua Departemen Dakwah Sosial Yayasan Ibka Jember, pihaknya sengaja menggandeng Gerkatin untuk memberikan pelatihan bahasa isyarat kepada para santri dan da’i di Jember. “Sebab, selama ini penyandang tunarungu sebenarnya juga ingin mengaji, belajar shalat, atau mendengarkan ceramah seperti itu. Tetapi, mereka terkendala kemampuan mendengar,” katanya.

Padahal, kata dia, para penyandang tunarungu tersebut memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dakwah dan ilmu agama. Karena itu, pembekalan bahasa isyarat amat penting bagi para da’i, khususnya santri di Ibka. “Sebab, pada saatnya nanti para santri itu pasti terjun ke masyarakat,” tandasnya.

Selain kepada santri Ibka, Ustadz Agus menjelaskan, acara serupa juga sudah digelar di pengajian Majelis Quran yang diselenggarakan Ikadi di Aula PTPN XII tiap pekan ke-3. Sejauh ini para peserta cukup antusias belajar bahasa isyarat. (*)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *